Anime For Minna
Youkoso Minna-sama! (`ー゜)/
Please Login or Register
-------------------------------
Kamu bisa Join di Chatbox dan Menjelajahi Forum ini lebih lanjut setelah Register ^^
Enjoy at AFM =)
__________________
if you're a guest, please register first.
to be able, to see this forum more ^_^
Thanks



 
HomePortalFAQRegisterLog in
Thanks For Coming, We Hope You Can Enjoy At AFM
---If You're a GUEST, Please REGISTER First,After That You Can Access The Forum---
|Welcome To Our Newest Member mmoogg|
First Please Introduce Yourself

Share | 
 

 Akatsuki vs Genei Ryodan

View previous topic View next topic Go down 
AuthorMessage
Amakaze
Senpai
Senpai


Jumlah posting : 424
Thanks : 10
Lokasi : masih ada di dunia

PostSubject: Akatsuki vs Genei Ryodan   Fri Jul 30, 2010 9:37 am

CHAPTER I

Ini adalah sebuah stasiun televisi yang dinamakan Animaxa, atau sering kali diprononkasikan sebagai Animaksa. Dan di studio 113 sedang terjadi sebuah persiapan sebuah acara yang akan di datangi oleh dua kelompok penjahat kelas kakap, yaitu Akatsuki dari animanga Naruto yang sangat terkenal, penjahat kelas S yang sangat berbahaya dan sangat ditakuti oleh semua orang yang diketuai oleh Pein. Dan yang kedua adalah Genei Ryodan dari animanga Hunter x Hunter, kelompok berandalan kelas A yang sangat ditakuti dan amat sadis yang diketuai oleh Kuroro Lucilfer.

"Aduh! Pak! Mana nih make up saya kok pada ngilang!" teriak Mel-chan Toyama sebagai pembawa acara saat di balik layar pada Orochimaru, sang make up artist.

"Aduh, jeng! Eike kagak tau! Duh, mana yak," kata Orochimaru, pura-pura banci, langsung ditempeleng Mel-chan pake laptopnya yang kata orang (kata orang) harganya mencapai satu milyar itu.

"Apaan sih, nih! Gimana lagi cara makenya!" teriak Kurata Seiryuu frustasi sambil ngeolesin lipstick di jidatnya dan bedak di bibirnya.

"TIIIIDDAAAKK! Make up-ku!" teriak Mel-chan sambil merebut benda-benda yang sedang diacak-acak oleh Seiryuu itu.

"Mana gue tahu lagi! Itu benda nyecer di sini! Gue nyoba pake tapi kagak tahu!" kata Seiryuu.

"Gimana sih loh! Perasaan lebih tua lo 4 tahun deh dari gue! Pake make up aja kagak bisa!" sembur Mel-chan.

"Udah takdir kali, jeng!" Seiryuu tak kalah menyembur.

"Sudah! Sudah! Selesai perkaranya! Sepuluh menit menjelang shooting!" kata Om sutradara yang merupakan kapten ke sepuluh dari sebuah squad di animanga Bleach. Siapa? Lo tau itu siapa! Hitsugaya gitu loh! (Pembaca: Gak! Gak! Gue gak kenal! -dilempar Hitsugaya-)

"Oke, Om!" Mel-chan mengacungkan jempolnya.

"Om? Perasaan gue masih muda dan imut-imut deh," pikir Hitsugaya.

"Wokeh!" teriak Seiryuu sambil mengacungkan jari t-sensor-hnya. (Hah? Apa? Tidak!)

Setelah Seiryuu menampol author yang membuatnya OOC, kemudian dia dan Mel-chan duduk di sofa hitam yang terletak di tengah area tertangkap kamera yang sangat gelap dan penuh dengan debu serta sarang laba-laba usang di langit-langit. Dan rasanya setting ini lebih cocok untuk jadi acara uji nyali atau uka-uka.

Dan, tentu saja sebelum show on, wajah Seiryuu yang belepotan make up gejhe milik Mel-chan yang dibelinya di Paris—Paris Van Java maksudnya— telah dibersihkan oleh tunangannya yang bernama Ishida Yamato, yang notabene (?) adalah tokoh terkenal di anime Digimon. Sebelum Seiryuu dan Mel-chan shooting pun si Yamato sempat tersenyum kepada tunangannya itu, Seiryuu membalasnya dengan ekspresi idiot yang tidak akan pernah dikeluarkan seorang tunangan kepada tunangannya. Mel-chan yang melihat scene itu pun langsung menoleh kepada Near, pacarnya, berharap Near juga melakukan hal yang sama seperti yang dilakukan Yamato kepada Seiryuu. Tapi harapannya punah seketika saat dia melihat Near sedang sibuk menyusun puzzle-nya dibanding melihat pacarnya sekalipun memberikannya senyum sebelum shooting. Ingin rasanya Mel-chan menyambar kamera yang sedang dipegang Matt dan lampu yang sedang dipegang Mello—malang sekali nasib mereka—untuk menghajar Near. Namun hal itu urung dilakukannya.

"Camera! Action!" teriak sang sutradara, Hitsugaya Toushirou, memberi aba-aba pada seluruh kru.

-on air-

"Selamat pagi pemirsa!" sapa Mel-chan saat kamera mulai menyorot adegan live action itu.

"Berjumpa lagi dengan kami, Kurata Seiryuu dan Mel-chan Toyama, di acara Criminal Corner!" sapa Seiryuu. Menurut MPR, DPR, dan berbagai organisasi, dan juga partai-partai, judul acara ini lebih mirip dengan pojok kampung, atau siaran berita kriminal.

"Kali ini kami akan mengundang tamu terhormat kami," kata Mel-chan.

"Yaitu, dua gerombolan kriminal kelas kakap, yang pertama adalah—AKATSUKI! Give them aplause!" teriak Seiryuu menyambut Akatsuki yang anggotanya mulai memasuki arena satu per satu.

Namun sayang, karena keteledoran Rock Lee sebagai kru, yang keluar malah bunyi, "Krik-krik-krik." Namun cepat-cepat diganti oleh Neji dengan original soundtrack Akatsuki.

"Ya, silahkan duduk di samping saya!" kata Seiryuu sambil menarik Sasori ke sampingnya dengan sekuat tenaga, sedangkan Akatsuki yang lain duduk di samping Sasori.

"Aduh! Keren banget, ya!" kata Seiryuu sambil memandang Sasori dengan mata penuh dengan bintang-bintang.

"Iya," jawab Sasori dengan cool.

Yamato yang melihat itu langsung meraih laptop Mel-chan yang ada di sampingnya dan langsung membantingnya di atas kepala Orochimaru.

"Ehem, ehem, udah belom? Aku mau panggilin Genei Ryodan, nih!" kata Mel-chan.

"Baik!" sahut Seiryuu.

"Oke, dan kriminal yang kedua adalah, Genei Ryodan!" kata Mel-chan. Lalu muncullah 13 orang dan memasuki camera-spot itu.

"Yah! Duduk sini!" tunjuk Seiryuu ke arah pinggir Mel-chan, dan yang duduk di situ adalah Hyosoka. Tapi, bukan Mel-chan namanya kalau dia gugup, dia malah cipika-cipiki ama Hyosoka, nggak ngerasa aura pembunuh kali, ya?

"Kan udah lengkap nih! Nah, pertama, siapa dulu nih yang ngenalin diri?" tanya Mel-chan.

"Saya! Saya Tobi! Saya dari Akastuki! Salam kenal yak!" teriak Tobi sambil mengacungkan tangan.

"Kalo gue, gue Deidara, of course you know!" kata Deidara.

"Gue Sasori," kata Sasori dengan ekspresi datarnya.

"Wow! Cool!" Seiryuu udah histeris sendiri. Mel-chan hampir menghujamkan katana milik Nobunaga ke arah Seiryuu.

"Gue Kisame," kata Kisame meniru Sasori supaya kelihatan keren. Yang lain langsung muntah.

"Gue Itachi," kata Itachi. Fan girl Itachi teriak-teriak.

"Gue Zetsu!" Orang-orang di wisma para tuna bersorak.

"Gue Kakuzu," ucapnya sembari menghitung uang.

"Saya Hidan. Hidup Dewa Jashin!" teriak Hidan yang disambut oleh sweatdrop satu studio.

"Saya Konan," ucap Konan disambut tepuk tangan riuh dari radio tape (?).

"Saya Pein, sebagai leader Akatsuki," kata Pein.

"Keren banget! Top dah!" sahut Seiryuu. Mel-chan hampir meminjam kartu remi Hyosoka untuk membelah Seiryuu.

"Dan, Genei Ryodan?" tanya Mel-chan.

"Aku Nobunaga Hazama, ronin terkenal," katanya.

"Lo mirip Shikamaru, ya?" tanya Mel-chan.

"Ah? Siapa tuh? Gak kenal! Terkenalan gue lagi!" kata Nobunaga. Shikamaru yang sedang berjalan ke arah kamar mandi terpeleset kulit kacang (?).

"Aku Pakunoda."

"Mirip Tsunade, ya?" tanya Seiryuu.

"Masa, ah? Seksian gue lagi!" kata Paku sambil berpose hot. Cowok-cowok di studio itu pun nosebleed. Tsunade yang lagi ngurusin arsip-arsip di kantornya pun kejatuhan cicak dan masuk ke mulutnya, kemudian dia tersedak dan pingsan.

"Dan, kamu?" tanya Mel-chan pada seorang anggota yang seperti mumi.

"Aku Bolenov," kata orang itu.

"Kau mirip ama Seiryuu pas Halloween kemarin!" kata Mel-chan.

"Ampun deh! Jangan buka aib orang pas on air!" ucap Seiryuu, Mel-chan cuek aja.

"Lalu, lo yang mirip orang Suna tapi pake syal yang nutupin mulut kayak Shino!" tunjuk Mel-chan.

"Feitan," jawabnya dikit.

"Gak papa, mas?" tanya Mel-chan.

"Ya," jawabnya dikit, lagi. Mel-chan swt.

"Lo yang cacat kayak frankenstein!" tunjuk Mel-chan lagi.

"Nama wa Franklin."

"Oh, pantes ama muka lo! Keren! Entar foto-foto ya kita! Ama yang mumi itu!" kata Seiryuu norak. Mel-chan melemparkan hp-nya yang kata orang (kata orang) mencapai 275 juta itu ke arah Seiryuu.

"Ehem, kembali ke studio," kata Mel-chan. "Ayo kamu! Kenalkan diri kamu, rambut coklat dengan muka badut!"

"Aku Hyosoka," sahut pria yang duduk di sebelah Mel-chan itu.

"Aku Kalluto, dan ini Korutopi!" kata yang lain sambil menunjuk cowok berambut hijau.

"Machi!" lanjut seorang cewek dingin.

"Aku Phinks," sahut orang yang tampangnya ugal-ugalan.

"Aku Sharunaku," sahut anak laki-laki yang kelihatan biasa-biasa aja.

"Kalo aku Uvogin."

"Aku Shizuku!" kata seorang cewek memakai sweater hitam panjang, dan rosary menggantung di lehernya, "Ini Deme-chan!" Kemudian dia menunjukkan sebuah vacum cleaner.

"Bawa-bawa vacum cleaner?" Mel-chan sweatdropped.

"Dan aku pimpinan mereka, namaku Kuroro Lucilfer," kata seseorang yang nyentrik dengan jubah hitam dan gambar salib terbalik di belakangnya. Seiryuu memandanginya dengan mata penuh dengan bintang-bintang. Yamato mengacak-acak rambut Orochimaru.

"Tolong! Eike diperkosa!" teriak Orochimaru minta tolong, yang pada akhirnya ditampar oleh Yamato secara kasar.

"Ya sudah! Kita mulai saja ya acaranya! A—"

Ucapan Seiryuu terputus saat Naruto mem-pause acara di televisi itu. Kemudian dia meletakkan remotnya dan berjalan ke arah dapur.

"Loh? Kenapa dipause? Kita kan belum selesai nonton?" tanya Kankurou.

"Gue mau makan dulu! Terus kencing, mandi, gue mau tidur dulu! Acaranya dilanjutin chapter depan!" kata Naruto.

"Gak seru lo! Nyam," protes Choji sambil melahap kripik kentangnya.

"Gue juga rada males ngelihat muka niisan gue," kata Sasuke sambil beranjak ke kamarnya.

"Yah, yah—ya udah, aku mau ke warung dulu." Chouji beranjak.

-bersambung-
Back to top Go down
 
Akatsuki vs Genei Ryodan
View previous topic View next topic Back to top 
Page 1 of 1
 Similar topics
-
» Akatsuki Robe
» [ASK] cosplay Akatsuki Log Horizon
» My Fanfic (Akatsuki's Hobbies)
» gear design
» reskin yg bagus

Permissions in this forum:You cannot reply to topics in this forum
Anime For Minna :: AFM Square :: Hobbies :: Fanfic-
Jump to: