Anime For Minna
Youkoso Minna-sama! (`ー゜)/
Please Login or Register
-------------------------------
Kamu bisa Join di Chatbox dan Menjelajahi Forum ini lebih lanjut setelah Register ^^
Enjoy at AFM =)
__________________
if you're a guest, please register first.
to be able, to see this forum more ^_^
Thanks



 
HomePortalFAQRegisterLog in
Thanks For Coming, We Hope You Can Enjoy At AFM
---If You're a GUEST, Please REGISTER First,After That You Can Access The Forum---
|Welcome To Our Newest Member mmoogg|
First Please Introduce Yourself

Share | 
 

 Tradisi Jepang saat Tahun Baru

View previous topic View next topic Go down 
AuthorMessage
Kazuhiko
Senpai
Senpai
avatar

Jumlah posting : 943
Thanks : 20
Lokasi : Tokyo

PostSubject: Tradisi Jepang saat Tahun Baru   Thu Jan 13, 2011 3:29 pm

Malam tahun baru

Hari tanggal 31 Desember atau malam tahun baru disebut ?misoka. Di malam tahun baru, orang Jepang mempunyai tradisi memakan soba yang disebut toshikoshi soba.

Stasiun televisi di Jepang bersaing memperebutkan pemirsa dengan berbagai acara malam tahun baru. NHK mempunyai tradisi menayangkan acara K?haku Uta Gassen, berupa kompetisi lagu antar penyanyi terkenal yang dibagi menjadi kubu merah dan kubu putih.

Menjelang pukul 12 malam, genta yang terdapat di berbagai kuil agama Buddha di Jepang dibunyikan. Tradisi memukul genta menjelang pergantian tahun disebut joya no kane. Genta dibunyikan sebanyak 108 kali sebagai perlambang 108 jenis nafsu jahat manusia yang harus dihalau.

Kunjungan ke kuil

Hari-hari di awal tahun baru ditandai dengan hatsum?de berupa kunjungan pertama ke kuil agama Shinto dan Buddha. Di depan kuil-kuil besar, selepas pergantian tahun sudah bisa dijumpai kerumunan orang yang menunggu pintu kuil dibuka. Doa yang disampaikan biasanya berupa harapan agar sehat dan selamat sepanjang tahun.


Makanan tahun baru

Osechi adalah sebutan untuk masakan istimewa yang dimakan di tahun baru. Sup z?ni dari kuah dashi yang berisi mochi dan sayuran merupakan salah satu masakan osechi. Berbagai macam lauk masakan osechi dimasak berhari-hari sebelumnya dan diatur di dalam kotak kayu bersusun yang disebut j?bako. Toko swalayan besar sejak beberapa minggu sebelum tahun baru juga sudah membuka pemesanan osechi. Lauk pada masakan osechi biasanya sangat manis atau asin, seperti: kuromame, tatsukuri (gomame), kombumaki, kamaboko, kurikinton, kazunoko, dan datemaki. Makanan tahun baru diharapkan bisa tahan lama, karena tahun baru merupakan kesempatan libur memasak bagi ibu rumah tangga di Jepang.

Ikan yang dimasak berbeda menurut daerahnya, di Jepang bagian timur digunakan ikan salem sedangkan di Jepang bagian barat digunakan ikan sunglir (buri). Beberapa daerah juga memiliki masakan khas yang tidak bisa dinikmati di tempat lain. Daerah Kansai memiliki masakan khas berupa ikan cod kering (b?dara) yang dimasak dengan gula pasir dan sh?yu.

Penutupan perayaan tahun baru ditandai dengan memakan bubur nanakusa yang dimasak dengan 7 jenis sayuran dan rumput. Bubur ini dimakan tanggal 7 atau 15 Januari agar perut bisa beristirahat setelah dipenuhi makanan tahun baru.

Mochi

Acara menumbuk mochi (mochitsuki) merupakan salah satu tradisi menjelang tahun baru. Ketan yang sudah ditanak dimasukkan ke dalam lesung dan ditumbuk dengan alu. Satu orang bertugas menumbuk, sedangkan seorang lagi bertugas membolak-balik beras ketan dengan tangan yang sudah dibasahi air. Beras ketan ditumbuk hingga lengket dan membentuk gumpalan besar mochi berwarna putih.

Selain dimakan sebagai pengganti nasi selama tahun baru, mochi juga dibuat hiasan tahun baru yang disebut kagami mochi. Secara tradisional, kagami mochi dibuat dengan cara menyusun dua buah mochi berukuran bundar, ditambah sebuah jeruk di atasnya sebagai hiasan.

Kartu pos tahun baru

Orang Jepang mempunyai tradisi berkiriman kartu pos nengaj? (ucapan tahun baru) yang tiba persis tanggal 1 Januari. Kartu pos ucapan tahun baru dijamin sampai ke alamat yang dituju pada tanggal 1 Januari, asalkan dikirim tidak melewati jangka waktu penerimaan yang ditetapkan kantor pos. Penerimaan kartu pos biasanya dimulai pertengahan Desember hingga beberapa hari terakhir sebelum penutupan tahun. Kantor pos membutuhkan pegawai ekstra yang direkrut dari kalangan pelajar, agar semua kartu pos bisa disampaikan tanggal 1 Januari.

Sebagai penghormatan terhadap orang yang meninggal, anggota keluarga yang baru ditinggalkan tidak merayakan tahun baru dan tidak mengirim kartu pos tahun baru. Sebagai gantinya, anggota keluarga yang baru ditimpa musibah mengirim kartu pos berisi pemberitahuan tidak bisa mengirim kartu pos ucapan tahun baru.

Otoshidama

Orang Jepang mempunyai tradisi memberikan angpao yang dikenal dengan sebutan otoshidama (??? ?). Sewaktu memberikan otoshidama untuk anak-anak, sejumlah uang kertas yang masih baru atau uang logam dimasukkan ke amplop kecil bernama pochibukuro (otoshidama-bukuro) yang berhiaskan aneka gambar kesukaan anak-anak. Otoshidama sangat ditunggu-tunggu anak-anak di Jepang, terutama bila memiliki paman atau bibi yang murah hati.

Kesenian

Perayaan tahun baru juga dimeriahkan dengan menulis aksara kanji pertama untuk tahun tersebut. Tradisi menulis aksara kanji yang dilakukan tanggal 2 Januari disebut kakizome (kaligrafi pertama).

Nahh.. jadi gitu gann tradisi orang jepang merayakan tahun baru
serukan budaya merekaaa,gak kaya di indo setiap malam tahun baru gak ada kenang-kenanganya!
Back to top Go down
http://www.facebook.com/kazuhiko.oki
Nitsuga Ciel Hurriyah
Kohai
Kohai
avatar

Jumlah posting : 97
Thanks : 3
Age : 24
Lokasi : Konohagakure

PostSubject: Re: Tradisi Jepang saat Tahun Baru   Thu Jan 20, 2011 12:18 pm

niceinpoh
Back to top Go down
http://hnciel.blogspot.com
 
Tradisi Jepang saat Tahun Baru
View previous topic View next topic Back to top 
Page 1 of 1
 Similar topics
-
» JUAL CBR 600 TAHUN 2008, GOLD WING TAHUN 95, DAN GSX 750 TAHUN 2003 INJECTION
» FOR SALE!!!..Yamaha Majesty 125 tahun 2003
» Fitur baru Readmore pada blogspot!
» Ramalan Dunia Dari Tahun 2010 Sampai 5079
» Saat Ujian

Permissions in this forum:You cannot reply to topics in this forum
Anime For Minna :: Otaku :: All About Japanese-
Jump to: